Diare? Atasi Dengan Cara Tradisional

Diare termasuk salah satu penyakit yang biasa menjangkiti masyarakat terutama bagi mereka yang memiliki masalah kebersihan lingkungan. Diare yang masih ringan dan bukan kronis bisa ditangani dengan memperbanyak konsumsi air putih guna mengganti cairan tubuh yang menghilang. Ini karena diare akan menyebabkan pasien mengalami dehidrasi. Dapat pula dicampurkan dengan elektrolit guna menyumbang garam dan nutrisi yang dibutuhkan. Pemberian oralit serta tablet zinc juga telah berperan dalam menyelamatkan lebih dari 50 juta jiwa penderita diare dalam kurun waktu 25 tahun terakhir ini. Oralit juga bisa dibuat dari bahan-bahan alami yang tersedia di sekitar kita. Diare termasuk salah satu penyakit yang biasa menjangkiti masyarakat terutama bagi mereka yang memiliki masalah kebersihan lingkungan. Diare yang masih ringan dan bukan kronis bisa ditangani dengan memperbanyak konsumsi air putih guna mengganti cairan tubuh yang menghilang. Ini karena diare akan menyebabkan pasien mengalami dehidrasi. Dapat pula dicampurkan dengan elektrolit guna menyumbang garam dan nutrisi yang dibutuhkan. Pemberian oralit serta tablet zinc juga telah berperan dalam menyelamatkan lebih dari 50 juta jiwa penderita diare dalam kurun waktu 25 tahun terakhir ini. Oralit juga bisa dibuat dari bahan-bahan alami yang tersedia di sekitar kita.

Pengobatan diare secara alami juga bisa menggunakan ramuan dari bahan-bahan tradisional berikut ini. Kita bisa mencoba salah satu di antaranya guna mengobati diare yang masih belum kronis.

  1. Kita bisa menggunakan daun kayu putih. Sediakan enam hingga sepuluh gram daun kayu putih yang sudah kering serta dua gelas air tawar. Didihkan dua gelas air dan masukkan daun kayu putih kering ini. Tunggu sampai air hanya tersisa sebanyak satu gelas, lalu konsumsi satu gelas per hari secara rutin hingga diare sembuh.
  2. Bahan selanjutnya yang dapat kita gunakan adalah daun sendok. Sediakan tiga puluh gram daun sendok segar serta tiga gelas air. Rebus daun sendok bersama air tersebut. Tunggu hingga air rebusan tersisa sebanyak satu gelas saja. Konsumsi dua kali sehari masing-masing sebanyak setengah gelas.
  3. Daun prasman menjadi bahan tradisional selanjutnya yang bisa digunakan untuk mengobati diare. Sediakan daun prasman secukupnya saja dan satu gelas air panas. Seduh daun prasman dengan segelas air panas. Tunggu beberapa saat sambil diaduk. Saring airnya lalu minum sehari sekali.
  4. Berikutnya, kita juga bisa menggunakan daun kesumba keling. Sediakan setengah genggam daun kesumba keling dan dua gelas air. Cuci bersih terlebih dahulu daun kesumba keling yang akan digunakan. Rebus daun dalam dua gelas air hingga tersisa satu setengah gelas saka. Air rebusan bisa diminum dua kali dalam sehari. Kita bisa menambahkan madu agar rasanya menjadi lebih manis.
  5. Daun komfrey menjadi obat diare tradisional berikutnya. Sediakan empat lembar daun komfrey yang masih segar, empat gelas air serta garam halus. Lemaskan daun komfrey menggunakan garam terlebih dahulu, lalu cuci hingga bersih. Kita bisa mengonsumsinya sebagai lalapan. Dapat pula diblender bersama satu setengah gelas air hingga halus dan disaring airnya untuk diminum dua kali sehari.

Demikian adalah beberapa racikan obat tradisional berbahan aneka daun herbal yang tersedia di sekitar kita. Kita bisa memilih salah satunya untuk obat diare tradisional yang murah, mudah didapat, cara pengolahannya sederhana serta terbukti ampuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *